Selasa, 23 Juni 2020

Berbeda dengan Konvensional, Ini 5 Kelebihan yang Dimiliki Asuransi Syariah

Berbeda dengan Konvensional, Ini 5 Kelebihan yang Dimiliki Asuransi Syariah

Saat ini, asas syariah banyak digunakan oleh lembaga keuangan. Tidak hanya perbankan, asas ini juga diadopsi oleh perusahaan asuransi. Berbagai produk asuransi berbasis syariah dikeluarkan demi memenuhi permintaan pasar, seperti asuransi kesehatan syariah dan asuransi perlindungan jiwa syariah.

Kehadiran produk-produk asuransi berbasis syariah di tengah masyarakat Indonesia yang mayoritas muslim tentu menjadi pertanda baik. Kebutuhan masyarakat akan produk-produk keuangan yang menggunakan asas Islam mampu dipenuhi oleh penyedia layanan. Meskipun menggunakan asas Islami, produk-produk asuransi syariah ini sangat boleh dimiliki oleh masyarakat non muslim.

Kelebihan Asuransi Syariah

Jika dibandingkan dengan produk asuransi konvensional, produk asuransi syariah memiliki beberapa kelebihan yang tidak dimiliki oleh produk konvensional. Berikut ini beberapa kelebihan yang dimiliki asuransi syariah.

1. Menggunakan asas tolong menolong

Yang pertama, asuransi syariah menggunakan asas tolong menolong. Artinya, ketika Anda mengajukan klaim, dana yang digunakan adalah dana yang berasal dari seluruh peserta asuransi. Premi yang Anda bayarkan akan masuk ke dalam rekening bersama yang disebut dengan Tabarru’. Jika ada peserta asuransi yang mengajukan klaim, dana yang digunakan adalah dana yang ada di rekening bersama ini.

Dengan demikian, risiko dan keuntungan ditanggung bersama-sama oleh semua peserta. Dana yang disetorkan tidak sepenuhnya menjadi milik perusahaan, melainkan menjadi milik bersama dan akan digunakan ketika ada peserta yang mengajukan klaim. 

2. Dana yang disetorkan tidak akan hangus

Kelebihan kedua yang dimiliki oleh asuransi syariah adalah dana yang Anda setorkan tidak akan hangus meskipun Anda tidak pernah mengajukan klaim selama masa pertanggungan. 

Premi yang Anda setorkan pun bisa Anda tarik kembali jika Anda menginginkannya. Misalnya Anda ikut asuransi perlindungan jiwa syariah dan belum pernah mengajukan klaim kemudian ingin menarik setoran karena suatu hal, tentu saja Anda bisa melakukannya.

Setelah dipotong biaya operasional, Anda bisa mendapatkan uang Anda secara penuh. Tenang, biaya operasional ini juga sangat terjangkau, sekitar 30% dari besaran premi yang Anda bayarkan. 

3. Terhindar dari riba

Yang ketiga adalah tidak ada riba. Semua bisnis asuransi ini dijalankan dengan prinsip syariat Islam yang mengharamkan riba. Semua dana yang masuk dari peserta asuransi akan dikelola sesuai dengan prinsip Islam. Jadi, untuk Anda yang peduli dengan concern dengan kehalalan produk asuransi, Anda sangat bisa memilih asuransi berbasis syariah ini. 

4. Transparan

Yang keempat, dana asuransi syariah dikelola secara transparan, baik terkait dengan polis asuransi maupun terkait dengan premi yang dibayarkan. Seluruh ketentuan yang ada dalam polis harus dimengerti sepenuhnya oleh calon nasabah. Petugas asuransi wajib menjelaskan dengan sejelas-jelasnya manfaat dan risiko yang diterima oleh nasabah.

Begitu juga dengan dana yang dibayarkan. Perusahaan asuransi akan membuka secara transparan keuntungan maupun kerugian perusahaan. Jika untung, keuntungan ini akan dibagikan kepada seluruh peserta asuransi. Jika merugi, kerugian ini juga akan ditanggung bersama. 

5. Ada Dewan Pengawas Syariah

Yang kelima, setiap perusahaan asuransi syariah memiliki Dewan Pengawas Syariah (DPS), baik itu asuransi kesehatan syariah maupun asuransi perlindungan jiwa syariah. Tugas DPS ini adalah memastikan semua transaksi yang dijalankan di perusahaan asuransi tersebut sesuai dengan prinsip Islam yang berlaku.

Nah, itulah 5 kelebihan yang dimiliki oleh asuransi syariah dan tidak dimiliki oleh asuransi konvensional. Bagaimana? Apakah Anda masih ragu untuk memilih asuransi perlindungan jiwa syariah? Jika Anda memerlukan informasi lebih lanjut mengenai asuransi jiwa berbasis syariah, Anda bisa mengunjungi laman berikut ini https://www.generali.co.id/id/solusi-lengkap/iplan-syariah .

Reaksi: